Sabtu, 21 September 2013

Teknologi Tepat Guna



Teknologi Tepat Guna
Indonesia merupakan negara agraris yang artinya sebagian besar penduduk ngaranya berprofesi sebagai petani. Tidak hanya itu saja, Indonesia juga dijuluki sebagai negara kepulauan, karena memiliki beribu- ribu pulau dari sabang sampai merauke, dan sebagain besar juga masyarakat Indonesia berpeghasilan dari melaut.
Namun ironisnya negara kita yang tercinta yang katanya merupakan negara agraris, setiap tahunnya harus mengimpor bahan-bahan makanan pokok seperti beras, kedelai, bawang dan lain sebagainya. Tahun 2012 Indonesia mengimpor beras sebesar 1,8 juta ton beras, sungguh sangat mencengangkan. Akhir – akhir ini kita juga sering disuguhkan berita tentang penutupan pabrik tahu dan tempe, karena mahalnya kedelai import, itu disebabkan karena nilai tukar rupiah terhadap dolar sangat murah, sehingga harga bahan-bahan pokok yang di import naik pesat.
Tidak hanya itu saja, di sisi kelautan Indonesia setiap tahunnya harus merugi karena hasil laut kita di curi oleh negar-negara tetangga, yang seharusnya masih dalam wilayah Indonesia. Bila di total setiap tahunnya negara kita kecolongan ikan sebanyak 166 ton pertahunnya atau jika di rupihkan sebesar Rp. 30 triliun pertahunnya.
Melihat begitu banyak masalah dibidang pertanian dan perikanan, maka perlu adanya suatu gagasan supaya nantinya bisa mengembangkan pertanian dan perikanan di Indonesia. Teknologi Tepat Guna adalah sebuah solusi yang tepat untuk menanggulangi masalah-masalah dibidang pertanian dan perikanan di Indonesia. Kalau kita melihat Negara-negara maju di Asia diantaranya Korea, Jepang, Cina, dan sebagainya mereka menggunakan Teknologi Tepat Guna dalam mengolah industri Pertanian dan Perikanan, sehingga hasil yang diperoleh berkualitas bagus dan menambah hasil panen.
Teknologi Tepat Guna adalah gagasan yang cukup brilian untuk memajuakan pertanian dan perikanan di Indonesia. Dengan penerapan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan oleh para petani atau pun nelayan, nantinya bisa meningkatkan hasil panen yang tentunya dibarengi kualitas yang lebih bagus. Teknologi yang di ciptakan pun harus bisa di jangkau oleh masyarakat, karena sebagian besar para petani merupakan keluarga yang tingkat ekonominya menengah.
Disini kita sebagai mahasiswa khususnya mahasiswa teknik harus bisa menyumbangkan pikiran kita untuk mengembangkan Teknologi Tepat Guna bagi para petani dan nelayan, supaya nantinya Indonesia bisa maju dilihat dari sector pertanian dan perikanannya.
Dengan bangga kita menjadi mahasiswa di Universitas Wahid Hasyim tercinta ini Khususnya Fakultas Teknik, dimana dalam perjalanan menuju starta 1, kita harus meluluskan satu mata kuliah yaitu Teknologi Tepat Guna. Dengan begitu kita telah menjalankan salah satu dari Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian Masyarakat.
Hidup Mahasiswa !!!!
Salam Pergerakan!!!!
By
Nur Aniq
103020040
Teknik Kimia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar