Teknologi Tepat Guna
Indonesia merupakan negara agraris yang artinya
sebagian besar penduduk ngaranya berprofesi sebagai petani. Tidak hanya itu
saja, Indonesia juga dijuluki sebagai negara kepulauan, karena memiliki beribu-
ribu pulau dari sabang sampai merauke, dan sebagain besar juga masyarakat
Indonesia berpeghasilan dari melaut.
Namun
ironisnya negara kita yang tercinta yang katanya merupakan negara agraris, setiap
tahunnya harus mengimpor bahan-bahan makanan pokok seperti beras, kedelai,
bawang dan lain sebagainya. Tahun 2012 Indonesia mengimpor beras sebesar 1,8
juta ton beras, sungguh sangat mencengangkan. Akhir – akhir ini kita juga
sering disuguhkan berita tentang penutupan pabrik tahu dan tempe, karena
mahalnya kedelai import, itu disebabkan karena nilai tukar rupiah terhadap
dolar sangat murah, sehingga harga bahan-bahan pokok yang di import naik pesat.
Tidak hanya
itu saja, di sisi kelautan Indonesia setiap tahunnya harus merugi karena hasil
laut kita di curi oleh negar-negara tetangga, yang seharusnya masih dalam
wilayah Indonesia. Bila di total setiap tahunnya negara kita kecolongan ikan
sebanyak 166 ton pertahunnya atau jika di rupihkan sebesar Rp. 30 triliun
pertahunnya.
Melihat
begitu banyak masalah dibidang pertanian dan perikanan, maka perlu adanya suatu
gagasan supaya nantinya bisa mengembangkan pertanian dan perikanan di
Indonesia. Teknologi Tepat Guna adalah sebuah solusi yang tepat untuk menanggulangi
masalah-masalah dibidang pertanian dan perikanan di Indonesia. Kalau kita
melihat Negara-negara maju di Asia diantaranya Korea, Jepang, Cina, dan
sebagainya mereka menggunakan Teknologi Tepat Guna dalam mengolah industri
Pertanian dan Perikanan, sehingga hasil yang diperoleh berkualitas bagus dan
menambah hasil panen.
Teknologi
Tepat Guna adalah gagasan yang cukup brilian untuk memajuakan pertanian dan
perikanan di Indonesia. Dengan penerapan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan
oleh para petani atau pun nelayan, nantinya bisa meningkatkan hasil panen yang
tentunya dibarengi kualitas yang lebih bagus. Teknologi yang di ciptakan pun
harus bisa di jangkau oleh masyarakat, karena sebagian besar para petani
merupakan keluarga yang tingkat ekonominya menengah.
Disini kita
sebagai mahasiswa khususnya mahasiswa teknik harus bisa menyumbangkan pikiran
kita untuk mengembangkan Teknologi Tepat Guna bagi para petani dan nelayan, supaya
nantinya Indonesia bisa maju dilihat dari sector pertanian dan perikanannya.
Dengan
bangga kita menjadi mahasiswa di Universitas Wahid Hasyim tercinta ini
Khususnya Fakultas Teknik, dimana dalam perjalanan menuju starta 1, kita harus
meluluskan satu mata kuliah yaitu Teknologi Tepat Guna. Dengan begitu kita
telah menjalankan salah satu dari Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian
Masyarakat.
Hidup Mahasiswa !!!!
Salam Pergerakan!!!!
By
Nur Aniq
103020040
Teknik Kimia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar